AHY di Singapura, Dorong Asia Bangun Infrastruktur Tangguh

Rabu, 20 Mei 2026 03:23

Singapura, demokratbali.or.id| Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membawa pesan tegas dari Indonesia dalam forum internasional Ecosperity Week 2026 di Singapura. Di tengah ancaman perubahan iklim dan ketidakpastian global, AHY menekankan pentingnya membangun infrastruktur yang tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga mampu menjawab tantangan keberlanjutan dan ketahanan kawasan Asia.

Kehadiran AHY dalam forum yang digelar Temasek pada 18–19 Mei 2026 itu menjadi sorotan, mengingat Indonesia dinilai memiliki posisi strategis dalam pembahasan masa depan pembangunan berkelanjutan di kawasan. Undangan langsung dari Chairman Temasek, Teo Chee Hean, menjadi penanda pentingnya peran Indonesia dalam percakapan global tersebut.

Dalam forum yang mempertemukan para pemimpin dunia usaha, investor, pembuat kebijakan, dan inovator dari berbagai negara itu, AHY membawa pesan utama tentang perlunya penguatan ketahanan regional melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

“Pembangunan infrastruktur hari ini tidak bisa lagi hanya bicara soal konektivitas fisik, tetapi harus mampu menjawab tantangan perubahan iklim, memperkuat ketahanan kawasan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegas AHY dalam agenda utama Ecosperity Week 2026.

Rangkaian kegiatan AHY dimulai dengan menghadiri Opening Dinner Ecosperity Week 2026 yang menjadi ruang pertemuan strategis para pemimpin global. Keesokan harinya, AHY dijadwalkan melakukan courtesy meeting dengan Chairman Temasek guna membahas peluang kerja sama di bidang infrastruktur berkelanjutan, pembangunan kawasan pesisir, konektivitas, hingga penguatan investasi antara Indonesia dan Singapore.

Puncak agenda AHY adalah saat memberikan keynote address dalam sesi Innovation Day Plenary di Marina Bay Sands Convention Centre dengan tema “From Coastlines to Common Ground: Building a Resilient and Sustainable Asia.” Dalam pidato itu, AHY menekankan bahwa pembangunan masa depan membutuhkan kolaborasi lintas negara agar tercipta infrastruktur yang hijau, inklusif, dan tahan terhadap berbagai krisis global.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia dinilai memiliki pengalaman nyata dalam membangun konektivitas antarpulau, memperkuat kawasan pesisir, hingga menghadapi tantangan ketahanan pangan, air, dan energi. Perspektif itu menjadi modal penting yang dibawa Indonesia ke forum internasional tersebut.

Partisipasi AHY di Ecosperity Week 2026 juga menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tidak ingin hanya menjadi pasar investasi, tetapi turut menentukan arah pembangunan berkelanjutan di Asia. Pemerintah ingin memastikan pembangunan tidak hanya tumbuh di angka statistik, tetapi juga terasa manfaatnya hingga ke wilayah-wilayah yang selama ini tertinggal.

Dari Singapura, pesan Indonesia disampaikan dengan jelas: masa depan Asia tidak cukup dibangun dengan beton dan baja, tetapi harus ditopang visi bersama tentang ketahanan, keberlanjutan, dan keberanian berinvestasi untuk generasi mendatang.

[ Editor : Sarjana ]

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2026 demokratbali.or.id. All Rights Reserved.